Planet
Install ArcGIS 9.3 versi Crack
Setelah sukses melakukan install ArcGIS 9.3 license di kantor, saya diminta untuk melakukan instalasi di laptop seorang teman, namun kali ini menggunakan ArcGIS 9.3 bajakan alias versi crack. Instalasi di lakukan di dalam Windows XP Home original. Teman ini minta tolong karena tidak berhasil menginstall walaupun sudah mengikuti tuntunan yang terdapat di dalam DVD.
Dalam versi [...]

Dasar-dasar GPS (GPS Basic)
in Communities
Masih banyak yang mau tahu apa itu GPS, tulisan ini mungkin bisa membantu untuk mengerti GPS.Apalagi sekarang GPS sudah menjadi “teman” hidup manusia yang suka travelling, adventuring bahkan oleh orang yang suka nyasar tapi malu bertanya di jalan.
OK deh silahkan terus bacanya SISTEM GPS
1. Satelit GPS mengelilingi bumi 2x sehari
2. Satelit ini mentransmisikan signal ke bumi
3. Signal tsb digunakan untuk menghitung posisi
4. GPS membedakan waktu yang ditransmisikan untuk menghitung posisi
5. Waktu tsb dihitung sebagai jarak dari beberapa Satelit GPS untuk hitung posisi di bumi & permukaannya, termasuk exosphere
DASAR KERJA GPS
1. GPS harus memiliki setidaknya 3 satelit utk hitung posisi 2D & pergerakannya.
2. Dengan 4 satellites, GPS kita dapat menghitung posisi 3D position (latitude, longitude & ketinggian).
3. Dengan informasi posisi, GPS dapat menghitung data lain spt :kecepatan, arah, lintasan, jarak tempuh, jarak ke tujuan, matahari terbit &terbenam dll
BERAPA AKURAT GPS ITU
1. GPS umumnya memiliki 12 chanel secara parallel
2. Faktur atmosfir dapat mengurangi ketepatan
3. GPS untuk penerbangan dapat mencapai ketepatan s/d +/- 15 meters.
4. WAAS (Wide Area Augmentation System) dapat menekan ketepatan ke +/- 3 - 8 meters.
5. Tidak ada alat khusus atau biaya extra untuk mendapatkan signal WAAS, selama Negara t ersebut memasang WAAS ground / koresi satelit.Sedang Differential GPS (DGPS) dapat menekan error s/d +/- 3-5 meter.
6. DGPS terdiri dari alat yang menerima signal dan mentransmisikan ulang untuk mengoreksi posisi, alat ini dipakai utk penerbangan, di Halim Airport ada 2 unit DGPS untuk meningkatkan ketepatan. Untuk koreksi ini GPS kita harus memiliki differential beacon receiver and antenna to their GPS, seperti pada GPS295 dimana kita dapat menyetel frequensi dari beacon tersebut.
REFERENSI PETA
1. Secara umum referensi peta khususnya penerbangan yang digunakan ialah WGS 84
2. WGS 84 adalah referensi tetap yang digunakan termasuk pemodelan bumi yang terdiri ari data primer & sekunder
3. Data primer ialah bentuk lonjong dari bumi, kecepatan putar melingkar serta masa bumi yang termasuk dalam referensi elips Sedangkan data sekunder ialah data model gravitasi bumi.
4. Seluruh data navigasi (udara) distandardkan dengan WGS 84 standard untuk memenuhi persyaratan RNAV (Radio Navigasi) untuk memenuhi global referensi.
GPS Satellite
1. GPS satellite pertama diluncurkan tahun 1978.
2. 24 satelit di capai pada tahun 1994, sekarang telah lebih dari 30 GPS satelit berorbit diatas bumi kita.
3. Usia dari Satellite rata rata 10 thn, setelah itu ada pergantian /perawatan rutin.
4. berat Satelit sekitar +/- 2,000 pounds (hamper 1 ton)
5. Lebar antenna solar panelnya +/- 17 feet / 5 meter.
6. Power Transmisinya 7. Posisi orbit sekitar +/- 12,000 miles diatas permukaan bumi.
7. Kecepatan jelajahnya 7,000 mph.
8. GPS Satelit menggunakan tenaga SOLAR. Tapi disediakan Backup baterai untuk menghindari Gerhana Matahari Total
9. Tenaga yang digunakan untuk menjaga orbitnya ialah beberapa roket kecil
GPS SIGNAL
1. Signal GPS ada 2 signal L1 & L2
2. L1 bekerja pada frequency 1575 MHz pada gelombang UHF band.
3. bergerak langsung lurus (line of sight) menembus awan, kaca & plastik.
4. Yang menghambat transmisinya ialah Objek padat spt: gedung, pohon,gunung, dll.
GPS SIGNAL ADA 3 INFORMASI:
1. Pseudorandom code(I.D. code) : ialah informasi yang dikirimkan ke unit penerima bahwa unit kita menerima signal seperti pada halaman satilit ditunjukan dengan diagram batang BAR.
2. Ephemeris data : ialah data kekuatan signal serta informasi waktu
3. Almanac data: ialah info tentang dimana lokasi Satelit sebenarnya yang menunjukan posisi satelit pada halaman GPS Satellite status.
SUMBER KESALAHAN
1. Keterlambatan dari pantulan Ionosphere & troposphere : terjadi penurunan ketepatan akibat dari keterlambatan waktu saat signal saat menembus lapisan ini, namun GPS dapat mengkoreksi dengan mengasumsikan factor kesalahan rata rata.
2. Eror dari Pantulan signal: hal ini terjadi jika signal GPS berpantulmelalui objek spt bangunan atau gunung sebelum dia diterima unit kita.
3. Kesalahan Waktu dari unit kita: Ketepatan waktu / jam dari unit kita tidak setepat jam Atom di GPS satelit (GPS memakai Atomic Clock). Untuk itu ada sedikit error waktu.
4. Orbital errors - dikenal sebagai ephemeris errors, hal ini terjadi jika ada pergeseran dari orbit / laporan dari satelit untuk posisinya.
5. Jumlah satelit yang diterima: Tambah banyak signal yang diterima tambah tinggi ketepatannya,
6. Banugnan, gunung, gangguan elektronik, bahkan pohon rindang dapat mengurangi ketepatan.
7. Posisi relative dari Satelit / gangguan sisi miring: hal ini terjadi jika posisi satelit terletak pada sudut yang sangat lebar atau sangat dekatatau hamper berhimpitan satu sama lain sehingga perhitungan ketepatan berkurang.
8. Penurunan degradasi yang diatur oleh departemen pertahanan Amerika /SA (selective availability): hal ini dilakukan untuk menghindari militer menggunakan ketepatan dalam hal khusus, dan militer bahkan menggunakan /mengatur orbit yang terfokus pada area tertentu seperti apda perangteluk, SA ini telah di hapuskan, karena pihak sipil khususnya penerbangan sipil mengajukan keberatan akhirnya pada May2000, pemerintah menghapuskan SA ini agar penerbangan sipil memiliki ketepatan yang lebih baik.
OPERASIONAL & PERAWATAN GPS
1. Umumnya GPSD ada berbagai macam kegunaan, mulai dari handheld, GPS genggam,Penerbangan, kelautan, serta geologi yang memiliki keakuratan cukup tinggi.
2. Pada umumnya semua GPS memiliki fungsi seperti computer, karena ada input, proses dan output, bahkan beberapa prosesor menggunakan Intel sebagai otak / fungsi hitungnya.
3. Saat GPS ditemukan, Aquiringnya (menangkap satelit signal) membutuhkan waktu yang cukup lama, atau GPS baru yang sudah berpindah tempat jauh dan sudah sangat lama tidak dinyalakan membutuhkan waktu sampai puluhan menit, umumnya 10 s/d 15 menit untuk produk baru, sedang untuk yang sudah dinyalakan bias ditekan disekitar 2 s/d 3 menit, tergantung jenisnya, dan tekniknya, biasanya memberikan autolocate membutuhkan waktu yang lebih lama dari pada didefinisikan posisinya, atau di recycle matikan dan nyalakan lagi. Kadang dengan menggerakan posisi untuk mencapai posisi antenna yang optimal dapat mempercepat proses. Ada yang menyulitkan jika di dalam mobil menggunakan kaca film yang menggunakan UV protective yang tinggi.
Perawatan / trouble shooting
Kenapa kadang GPS suka mati sendiri: Hal ini dapat terjadi 2 kemungkinan, software atau hardware; dalam software biasanya ada bugs atau komando yang tidak sesuai dengan yang direncanakan, sedangkan untuk hardware biasanya battery connector jika menyimpan baterai pada suatu kurun yang lama sehingga terjadi pengembunan aatu penguapan yang dapat menyebabkan korosi (bad Contact) atau jika spring / per pada baterai kurang kuat akan mematikan GPS saat terkena guncangan, dan jika sering terjadi maka instant power ON & OFF akan memperpendek usia GPS. PERINGATAN: JANGAN LUPA LEPAS BATTEREI JIKA TIDAK DIGUNAKAN DLM PERIODE YANG LAMA.
Operasional
Setelah menyalakan GPS aspek utilisasi lainnya tergantung pemakai, dari operasional GPS yang sangat optimal dapat dirasakan pada bidang penerbangan karena selain fungsi lateral ada fungsi vertical. Dimana fungsi vertical yang digunakan antara lain untuk menentukan kapan pesawat harus menurunkan ketinggian dengan rate of descent yang tidak menyakitkan kuping misalnya dibawah 500ft/min.
DATABASE / PROGRAM GPS
Database GPS ada berbagai jenis Baseline program / memory : program ini ditulis pada software yang berupa perhitungan, yang sistemnya dibuat permanent (non user editable), kecuali dengan program khusus. Extended Program / memory: untuk extended Program biasanya seperti hardisk yang dipartisi dimana pada partisi asli hanya ROM (Read Only Memory) sedang pada partisi lainnya RW (Read Write), untuk GarminII / GPS12 / yang lebih lama tidak ada fungsi externalnya yang besar, sehingga hanya dialokasikan untuk waypoint & Track saja, sedang untuk yang lebih besar seperti GPS SPIII / 295 terdapat external program dan external memorycard untuk peta. PERINGATAN: Jangan lupa membackup data anda, karena saat internal battery weak maka RAM (memory) bisa hilang.
Sumber : http://geodesi.info/?pilihan=headlines&menu=lihat&hid=10
Upgrade ke ArcGIS 9.3
Setelah diberi tahu bahwa ArcGIS 9.2 license yang di kantor akan mendapatkan paket upgrade software ke ArcGIS 9.3 dan sempat menunggu hingga hitungan bulan, akhirnya paket tersebut datang juga. Tidak seperti paket sebelumnya, kemasan versi upgrade ArcGIS 9.3 ini hanya berupa kardus coklat kecil seukuran tempat DVD.
Didalamnya terdapat 1 DVD Installer [...]

48 Kecamatan di Sumbar Berisiko Tinggi Bencana Longsor dan Banjir
in Communities
Padang - Bencana banjir dan longsor mengintai 48 kecamatan di Sumatera Barat (Sumbar) selama November hingga akhir Desember mendatang. 48 Kecamatan yang terletak di 12 kabupaten/ kota tersebut dikategorikan Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar sebagai kawasan beresiko tinggi dan meminta Satlak Penanggulangan Bencana setempat siaga 24 jam.
Manajer Satkorlak Penanggulangan Bencana (PB) Sumbar, Ade Edward, kepada detikcom mengatakan, gubernur Sumbar telah mengedarkan surat peringatan kepada bupati dan walikota terkait ancaman bencana. Surat tersebut isinya antara lain meminta bupati dan walikota sebagai ketua Satkorlak PB di daerah untuk memeriksa hulu sungai untuk mencegah kemungkinan banjir atau longsor.
"Tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini menuntut kita proaktif melakukan tindakan mitigasi dengan membersihkan tumpukan kayu dan material lain yang dapat saja menyebabkan banjir bandang atau longsor," ujarnya.
Dikatakan Ade, kecamatan berisiko tinggi itu terdapat di Kabupaten Solok, Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman, Sijunjung, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman dan Pesisir Selatan, Kota Padang dan Padangpanjang.
Lebih lanjut, Ade mengatakan, pihaknya meminta petugas Satlak di kecamatan siaga 24 jam dan terus memantau daerah rawan, terutama bila hujan turun selama tiga jam. Selain itu, kata dia, pemerintah kabupaten/ kota yang wilayahnya rawan bencana sebaiknya melengkapi peralatan komunikasi berupa radio amatir hinga ke pemerintahan terendah.
"Peralatan pendukung itu memungkinkan masyarakat untuk langsung memberikan laporan bila terjadi bencana sehingga dapat segera ditangani," tukasnya.(yon/djo)
Yonda Sisko - detikNews
Merokoklah sebanyak-banyaknya
Krisis finansial global sudah mewabah di daratan Eropa. Jerman dan Inggris sudah menyatakan negaranya mengalami krisis. Semua negara panik. Dan cenderung menyelematkan diri masing-masing alias SDM (selamatkan diri masing-masing). Negara yang sangat tergantung dengan ekspornya ke negara-negara yang mengalami krisis dipastikan akan gigit jari. Indonesia salah satunya.
Ekspor produk tekstil Indonesia sudah merasakan betapa dahsyatnya krisis [...]
Penelitian Geografi Sangat Bermanfaat Bagi Sejarah Militer (Geogragrphical in Military History)
in Communities
Mahasiswa doktorat geografi Texas State University mengklaim telah menemukan lokasi "pertempuran seorang diri" Perang Dunia I dimana Alvin C York mengalami kemenangan penting setelah berhasil membantai 25 orang Jerman dan mencapai skor tahanan terbesar.
Dengan apa dia menelitinya? GPS dan data geografis? bagaimana caranya?
Pada tahun 1918, York menjadi salah seorang dari prajurit sipil yang terkenal dalam Perang Besar. Lebih dari 87 tahun kemudian, riset yang didanai secara pribadi yang dipimpin Thomas Nolan, geografer Tennessee yang sedang mempersiapkan gelar doktor-nya dari Texas State, menyebutkan mereka berhasil melokasikan posisi kelompok York dan posisi musuh pada Bukit 223 sepanjang ekspedisi Maret.
Seperti diberitakan www.sanmarcosrecord.com, Rabu (29/3), diawali dengan peta-peta Perancis dan Jerman, Nolan menggunakan GPS untuk memetakan medan pertempuran itu. "Ini pertama kali teknik semacam ini digunakan dalam riset ini," kata Nolan.
"Di masa lalu, Anda harus mencari catatan dokumen tertulis, yang kadang kala kontradiktif, dan Anda juga berhadapan dengan kondisi lanskap yang telah berubah secara drastis sejak 1918. GIS telah bermanfaat untuk mengkombinasikan berbagai sumber dan referensi spasial dengan kartografi dan sintesa sejarah ke dalam gambaran keseluruhan."
Profesor Geografi Richard W Dixon mengatakan, riset mahasiswa ini merupakan upaya penting yang bisa memberikan kontribusi bagi kejadian sejarah, khususnya sejarah militer.
"Dia menggunakan teknik ilmu geografi untuk mentranslasikan peta-peta tua dan diari serta laporan tertulis ke dalam sistem pemetaan dinamis. Itu merupakan hal yang baru untuk memadukan semua sumber berbeda ke dalam gambar geografi," kata Dr Dixon, yang memimpin kelompok khusus geografi militer pada National Association of American Geographers. (ss)
Buana Katulistiwa
Sabtu, 01 April 2006
http://www.geografiana.com/dunia/sosial/penelitian-geografi-sangat-bermanfaat-bagi-sejarah-militer
Perawatan GPS
in Communities
Seperti halnya perkakas elektronik umumnya, maka GPS-pun harus dirawat dengan baik agar GPS saat digunakan tidak bermasalah.
GPS yang kita gunakan memang termasuk barang “badak”, namun tetap saja butuh tindakan atau perlakuan yang layak. Misalnya adalah pembersihan, dan penyimpanan.
Selain itu juga pengiriman barang ke mitra kita, misalnya saya pernah mendapat kiriman GPS yang kebetulan dipinjam oleh kawan di sulawesi, hanya dibungkus amplop coklat biasa tanpa ada tindakan pengamanan dari goncangan.
Pembersihan:
1. Gunakan sabun untuk menyeka GPS, atau gunakan cairan yang memang dikhususkan untuk membersihkan barang elektronik. Bila anda akan menyekanya, teteskan cairan ke bahan yang lembut sebelum diseka ke GPS. Kemudian keringkan.
2. Bersihkan GPS secara berkala.
Penyimpanan:
Bila GPS sedang tidak digunakan maka sebaiknya:
1. Keluarkan baterai GPS dari GPS.
2. Simpan GPS dalam wadah kedap udara, lebih baik dalam wadah tersebut juga diletakkan silica gel.
3. Jangan disimpan pada suhu diatas 70° C atau dibawah -15°.
Bila anda ingin mengirimkan GPS melalui paket, ingatlah bahwa barang elektronik itu barang yang mudah rusak karena benturan atau goncangan.
Maka bila anda ingin mengirimkan GPS ke mitra anda melalui jasa kurir, sebaiknya:
1. Bungkus GPS dengan menggunakan bahan yang dapat meredam goncangan dan benturan. Anda bisa menggulungnya dengan bahan kain yang tebal.
2. Tuliskan BARANG PECAH BELAH pada bungkus/kemasan paket GPS.
3. Jangan sekali-kali hanya membungkusnya dengan amplop biasa !!!
Naik lift bersama kucing (2)
Anda pernah mengalami naik lift bersama kucing? Rasanya tidak pernah kan (maksa..he..he..) ? Ini kejadian kedua kalinya saya alami seminggu yang lalu. Kejadian pertama, pas pagi hari sekitar jam 7-an, saya hanya berduaan dengan seekor kucing naik lift ke lantai-3, di gedung LabTek IX-C ITB. Saat itu kucing ikutan ke lantai 3 tapi setelah sampai [...]
“Mama beli gelang yang 20 gram saja…”
Seminggu yang lalu, saya ke Jakarta naik kereta. Kereta adalah moda transportasi favorit saya. Walau sering mogok tanpa alasan dan dengan pelayanan yang berusaha untuk maksimal serta fasilitas toilet yang juga pas-pasan tapi saya tetap pengguna setianya. Alasannya sederhana, saya bisa menikmati pemandangan perbukitan hijau berkelok-kelok, hamparan sawah luas, dengan aktifitas penduduk di kampung-kampung dan lahan [...]
GIS Day 2008
GIS Day tahun 2008 ini dirayakan pada hari ini 19 November sebagai bagian dari Geography Awareness Week setiap tahunnya. Jika Anda ingin tahu apa saja tentang GIS Day, ada banyak situs yang bisa Anda kunjungi untuk dapat menemukan event GIS Day. Walaupun tidak ada yang membuat event tertentu di Indonesia, namun ada kegiatan [...]

About
Planet Geo Indonesia is a GIS/geo- related blog aggregator, written by Indonesian bloggers and mostly in Indonesian Language... read on »
Contributors
Except otherwise noted BK and Geografiana.com has no affiliation whatsoever with the authors. All materials, links, copyrights, opinions expressed in each blog solely belongs to the original authors.
Got something to say?
Link to this site
Feel free to use this image to promote this planet on your website/weblog, you can simply copy-and-paste the code below:

<a href="http://geo.web.id" target="_blank" title="Planet Geo Indonesia"> <img src="http://geo.web.id/images/planetgeo80x15a.png" alt="Planet Geo Indonesia" border="0" /></a>
All opinions belong to their respective owners, others, copyright © 2006-2007 Buana Katulistiwa.




